Seni Berperang Gagasan (Kajian Logika)

Foto hanya pemanis saja 

Pada tanggal 12-13 Desember 2020 bertepatan hari Sabtu dan Minggu Pengurus Rayon Sunan Cendana Komisariat STKIP PGRI Bangkalan mengadakan kajian logika, saya selaku anggota baru di PMII Rayon Cakraningrat langsung bergegas mendaftarkan diri untuk mengikuti kajian tersebut.


Saat saya mengetahui bahwa tanggal tersebut akan ada kajian logika, saya langsung membulatkan tekad untuk bersungguh-sungguh belajar logika. hingga saat itu sampai pada waktunya. Saat jam dinding di kamar menunjukkan pukul delapan pagi, saya langsung bersiap-siap menuju sekretariat PMII STKIP PGRI Bangkalan.


Setelah saya sampai di sekret PMII komisariat STKIP PGRI Bangkalan saya bertemu dengan taman baru yang belum saya kenal sebelumnya. Saya merasa beruntung telah mendaftarkan diri mengikuti kajian tersebut.


Sebelum dimulai kajian logika saya dengan teman-teman sedikit berbincang tentang apa yang harus kita kaji tentang logika. Saat jam menunjukkan pukul setenga sepuluh pagi menjelang siang kajian logika pun dimulai yang ditemani oleh salah satu senior.


Sahabat Badrut Tamam yang mendampingi kami di kajian logika saat ini. Kami memulai kajian logika pertama membahas tentang apa itu logika. Logika adalah bahasa latin berasal dari kata logos yang berarti perkataan atau sabda, logika adalah ilmu yang mempelajari motode dan hukum-hukum yang di gunakan untuk membedakan penalaran yang betul dan penalaran yang salah( Irving M. Copi). 


Kita sering mendengar ucapan logis. Sebenarnya apa itu logis.? Logis adalah masuk akal secara penalaran, logika sendiri mencari kebenaran yang masuk akal. Tidak ada kebenaran yang mutlak. 


Semakin siang kita berdiskusi, semakin panas juga pikiran untuk mencari tau apa yang sebenarnya yang ingin disampaikan oleh penulis buku. Tak terasa alotnya perdebatan diskusi kita sampai pada pembahasan Ilmu. Senior yang mendampingi kami berperang gagasan menjelaskan tentang arti ilmu dan pengetahuan. Ilmu adalah seimbang (science) sedangkan pengetahuan adalah (knowledge) hasil dari aktivitas atau pengalaman mengetahui yakni tersingkat suatu kenyataan ke dalam jiwa hingga tidak ada keraguan (Al-Ghazali Al-Munqiz). Pikiran logika mempelajari hukum, patokan dan rumus berpikir, psikologi juga membicarakan aktivitas berpikir. 


Dengan demikian ada dua objek penyelidikan logika; Pertama pemikiran sebagai objek material dan formalnya, bahkan logika mempelajari barang gaib yang di sebut pikiran. Sesudah menjelaskan Ilmu dan pengetahuan kami pun mendiskusikan arti benar dalam logika. Arti Benar adalah hukum yang berasaskan pada pemahaman serta logika berpatokan membimbing akal untuk menempuh jalan yang paling efisien, apakah kita salah dalam berpikir. Lantas arti benar pada dasarnya adalah persesuaian antara pikiran dan kenyataan (Rendal dan Buchler) contohnya besi lebih berat dari pada air tawar. 


Sesaat selepas kami memanjakan isi perut kami melanjutkan dengan Bab selanjutnya yang membahas asas-asas pemikiran. Asas pemikiran membentuk pengetahuan yang mana pengetahuan lain muncul dan mengerti kepada persoalan fanatisme. Asas ialah dasar dari pada pengetahuan dan ilmu.


Bab selanjutnya di dalam buku tersebut membicarakan bagaimana cara mendapatkan kebenaran. Ada dua cara berpikir yang melalui motode induktif dan metode deduktif. Apa itu induktif, induktif adalah sebuah cara yang bersifat khusus dan dijadikan umum, contohnya; semua logam jika di panaskan memuai itu dari umum klo yang ke yang khusus emas di panaskan memuai sedangkan deduktif dari umum ke yang khusus contohnya jadi tembaga di panaskan memuai itu yang khusus sedangkan yang umum semua logam bila di panaskan memuai, pengatahuan yang benar dapat menggunakan dua di atas. 


Setelah membahas tentang cara mendapatkan kebenaran kamu lanjut membahas pembagian logika,bahwa logika dapat dibagi beberapa golongan tergantung dari mana kita meninjaunya dilihat dari segi kualitas mantiq atau bisa di bedakan menjadi naturalis dan mantiq al- fitri. 


Akal manusia yang normal dapat bekerja secara spontan sesuai hukum-hukum yang berlaku, cara berpikir induktif dipergunakan dalam logika material yang mempelajari dasar-dasar persesuain pikiran dengan kenyataan, logika formal disebut juga logika minor, logika material disebut lagika mayor.


Sesudah membahas pembagian logika saya dengan teman teman istirahat solat dan makan setelah itu kami melanjutkan pembahasan manfaat logika, seperti apa manfaat logika ilmu yang kita pelajari, lantas bagaimana manfaat yang akan kita dapatkan dengan mempelajari logika, logika membantu manusia berpikir lurus, efisien, tepat dan teratur. Dengan belajar logika kita bisa berpikir benar secara akal. 


Tidak terasa adzan Maghrib sudah di kumandangkan, kami bergegas solat, makan, tak luput ketika ada waktu senggang kita diskusikan kembali hasil kajian selama satu hari full. Saat arloji di tangan menunjukkan pukul delapan malam kami pun melanjutkan pembahasan, yang mana dalam pembahasan kata dipimpin langsung oleh sahabat Malik, selaku ketua angakatan di MAPABA Sunan Cendana 2020.Malik membahas perihal "Kata".


Kata bersifat positif,negatif dan privasi. Suatu kata mempunyai pengertian positif apabila mengandung penegasan sesuatu seperti gemuk (adanya daging) kaya (adanya harta benda), sedangkan kata negatif adalah apabila di awali dengan salah satu dari tidak, tak, non, atau bukan seperti: tidak gemuk, tak kurus, bukan kaya sedangkan yang privatif adalah suatu kata mempunyai pengertian privatif apabila mengandung makna tidak adanya sesuatu, seperti: kurus (tidak ada daging) bodoh (tidak adanya ilmu) miskin (tidak adanya harta). 


Sesudah itu saya dengan teman teman melanjutkan pembahasan konkret dan abstrak. Konkret adalah menujukan kepada suatu benda, orang atau apa saja seperti: buku, kursi, rumah, kuda. Abstrak adalah apabila ia menujukan kepada sifat yang di lepas dari objek tertentu seperti: kesehatan, kebodohan, kekayaan, kepandain setelah itu saya dengan teman teman cukup lama membahas atau berdiskusi sampai jam setengah sebelas siang di hari Minggu, kami pun selesai membahas atau berdiskusi tentang buku logika.


Terimakasih banyak atas bimbingan kakak senior terutama kak Tamam yang sudah meluangangkan waktunya untuk berdiskusi dan membahas buku logika, serta menyalurkan ilmunya kepada kami.


TIDAK ADA ORANG YANG GAGAL SELAGI IA INGIN BERUSAHA.

Di tulis oleh Sinweni Anggota PMII Rayon Cakraningrat STKIP PGRI Bangkalan 2020.

Salam Pergerakan 💙💛
 

1 komentar: